Perkembangan Teknologi Saat Ini di Bidang Pendidikan
Di era teknologi ini, manusia sangat dimanjakan dengan adanya teknologi. Hal ini menyimpulkan bahwa manusia menjadikan teknologi sebagai hal pokok. Tidak hanya anak muda dan orang kaya, semua kalangan pun dapat menikmati teknologi. Teknologi saat ini telah berkembang sangat pesat.
Kehadiran teknologi tentunya sangat berpengaruh bagi beberapa aspek kehidupan, terutama aspek pendidikan. Perkembangan teknologi yang pesat di era globalisasi tentunya tidak bisa dipisahkan pengaruhnya pada dunia pendidikan, apalagi pelajar sekarang sudah mengenal dan mahir dalam menjalankan suatu teknologi.
Menurut H. Hamzah B. Uno dan Hj. Nina Lamatenggo, (2011, 61) dalam Budiman (2017). Mengatakan bahwa kecenderungan pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah sebagai berikut:
1. Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (distance learning). Kemudian untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasukkan sebagai strategi utama;
2. Sharing Resource bersama antar lembaga pendidikan latihan dalam sebuah jaringan perpustakaan dan instrumen pendidikan lainnya (guru, laboratorium) berubah fungsi menjadi sumber informasi daripada sekadar rak buku;
3. Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM multimedia dalam pendidikan secara bertahap menggantikan televisi dan video. Dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi dalam dunia pendidikan, maka pada saat itu sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya.
Ulasan dan prediksi H. Hamzah dan Hj. Nina lamatenggo tersebut sekarang benar-benar terjadi. Sekarang banyak platform belajar jarak jauh seperti Ruangguru, Zenius dan masih banyak lagi. Tentunya hal tersebut dapat mempermudah pelajar untuk belajar lebih efektif dan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Pada tahun 2016, pemerintah menggelontorkan banyak dana sebesar 419,2 triliun hanya untuk menunjang aspek pendidikan. Dengan itu, sistem pendidikan di Indonesia mendapat sorotan banyak pihak. Hal tersebut tentunya memperbesar harapan untuk memperbaiki kondisi pendidikan di Indonesia saat ini. Ditambah lagi dengan perkembangan teknologi informasi di Indonesia yang bisa dibilang sudah menyebar luas.
Dengan begitu, pelajar bisa mempelajari materi sesuai yang diinginkannya dan mengetahui minat dan bakatnya. Karena pelajar cenderung memilih apa yang akan dipelajari di internet. Pemerintah tidak hanya memperhatikan model pendidikan di lapangan, namun juga memperhatikan model pendidikan pada jalur ini. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan tetap mengontrol jalannya pendidikan pada model pendidikan yang memanfaatkan teknologi ini.
Dengan langsungnya turun tangan pemerintah dalam dunia pendidikan ini, diharapkan bisa mengubah dinamika pendidikan. Terutama hubungan antara guru dan pelajar. Mulai dari proses belajar, model pendidikan, dan program belajar.
"Di Indonesia belum semua teknologi yang berkembang saat ini digunakan, namun dengan mengetahui arahan perkembangan teknologi di dunia pendidikan, maka institusi pendidikan pun dapat bersiap menghadapinya", ujar Fernado Uffie, pemerhati dunia pendidikan Indonesia yang juga Country Manager Extramarks Indonesia.
Menurut Uffie, diprediksikan ada 10 teknologi yang berpengaruh pada bidang pendidikan diantaranya adalah:
Artificial Intelligent tidak dapat dipisahkan dengan analisis big data. Dengan begitu pengajar dapat membuat program belajar sendiri dan secara otomatis mengetahui bakat dan minat pelajar sehingga dapat memaksimalkan proses belajar dan mengajar.
Berdasarkan proyeksi dari IDC dalam laporan berjudul "FutureScape: Worldwide Education 2019 the Top 10 Predictions". Pada tahun 2020 nanti, ada 30% akan ada institusi pendidikan yang memanfaatkan AI ini untuk menciptakan ruang kelas digital yang ramah untuk siswa dan lebih terkontrol.
Pada tahun 2016, pemerintah menggelontorkan banyak dana sebesar 419,2 triliun hanya untuk menunjang aspek pendidikan. Dengan itu, sistem pendidikan di Indonesia mendapat sorotan banyak pihak. Hal tersebut tentunya memperbesar harapan untuk memperbaiki kondisi pendidikan di Indonesia saat ini. Ditambah lagi dengan perkembangan teknologi informasi di Indonesia yang bisa dibilang sudah menyebar luas.
Dengan begitu, pelajar bisa mempelajari materi sesuai yang diinginkannya dan mengetahui minat dan bakatnya. Karena pelajar cenderung memilih apa yang akan dipelajari di internet. Pemerintah tidak hanya memperhatikan model pendidikan di lapangan, namun juga memperhatikan model pendidikan pada jalur ini. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan tetap mengontrol jalannya pendidikan pada model pendidikan yang memanfaatkan teknologi ini.
Dengan langsungnya turun tangan pemerintah dalam dunia pendidikan ini, diharapkan bisa mengubah dinamika pendidikan. Terutama hubungan antara guru dan pelajar. Mulai dari proses belajar, model pendidikan, dan program belajar.
"Di Indonesia belum semua teknologi yang berkembang saat ini digunakan, namun dengan mengetahui arahan perkembangan teknologi di dunia pendidikan, maka institusi pendidikan pun dapat bersiap menghadapinya", ujar Fernado Uffie, pemerhati dunia pendidikan Indonesia yang juga Country Manager Extramarks Indonesia.
Menurut Uffie, diprediksikan ada 10 teknologi yang berpengaruh pada bidang pendidikan diantaranya adalah:
1. Artificial Intelligent (AI)
Artificial Intelligent tidak dapat dipisahkan dengan analisis big data. Dengan begitu pengajar dapat membuat program belajar sendiri dan secara otomatis mengetahui bakat dan minat pelajar sehingga dapat memaksimalkan proses belajar dan mengajar.
Berdasarkan proyeksi dari IDC dalam laporan berjudul "FutureScape: Worldwide Education 2019 the Top 10 Predictions". Pada tahun 2020 nanti, ada 30% akan ada institusi pendidikan yang memanfaatkan AI ini untuk menciptakan ruang kelas digital yang ramah untuk siswa dan lebih terkontrol.
2. Big Data
Big Data merupakan data pelajar dan pengajar yang jumlahnya sangat besar sekali. Dan secara otomatis akan dianalisis untuk memberikan solusi terbaik dalam proses belajar mengajar secara tepat sesuai kemampuan dan minat pelajar.
"Bayangkan, untuk satu sekolah saja, terdapat ribuan siswa. Jika dilakukan manual untuk mengetahui perkembangan siswa satu per satu tentu akan menyulitkan. Nah, dengan teknologi big data analyltics, semuanya dapat dilakukan dengan mudah dan cepat", ujar Uffie.
3. Internet of Things
Internet of things merupakan teknologi yang menghubungkan antara pelajar dan pengajar di lingkungan sekolah. Dengan begitu, data yang terkumpul akan langsung otomatis dianalisis sehingga dapat memantau perkembangan belajar siswa di sekolah.
4. Cloud Computing
Teknologi ini berfungsi untuk menyimpan data pembelajaran secara cloud/online. Sehingga akan lebih mudah untuk diakses semua elemen pengajar dan siswa. Selain itu, penyimpanan dengan metode cloud akan lebih aman karena disimpan secara online.
5. Gamification
Seperti namanya, game, metode pembelajaran dengan teknologi ini akan sangat menyenangkan bagi pelajar. Selain menyenangkan, metode pendidikan dengan cara ini dipercaya dapat memaksimalkan kegiatan belajar mengajar karena selain menyenangkan juga dapat menghilangkan rasa bosan.
6. Immersive Technologies
Teknologi ini meliputi Virtual Reality, Augmented Reality, Holograph, dan teknologi lainnya yang berkaitan. Dengan menggunakan teknologi tersebut, pembelajaran tentunya akan menjadi lebih canggih dan menyenangkan. Namun, teknologi tersebut belum tersebar luas dan hanya negara maju yang sudah menerapkannya.
7. Robotic Process Automation (RPA)
Teknologi ini berfungsi untuk menjadi asisten guru pengajar yang berbentuk robot. Karena dilengkapi dengan artificial intelligent, tentunya tugas pengajar akan lebih mudah dan siswa pun dapat berkembang dengan pesat karena robot mengetahui bakat dan minat serta kekurangan pelajar.
8. Cyber Security
Karena adanya Big Data yang merupakan data pelajar dan pengajar yang begitu banyak, tentunya peran keamanan akan sangat penting. Tujuan adanya Cyber Security ini adalah untuk menghindari pencurian data pribadi yang akan membahayakan pelajar ataupun pengajar.
9. Video Based Learning
Pembelajaran lewat visual saat ini lebih digemari oleh para pelajar, khususnya di Indonesia. Metode pembelajaran ini juga diyakini mudah untuk ditangkap materi apa yang diberikan pengajar ke pelajar. Saat ini sudah banyak platform belajar online menggunakan metode video based learning seperti ruangguru, zenius, maupun youtube.
10. Blockchain
Selain berguna dalam dunia bisnis, blockchain juga dapat digunakan sebagai teknologi yang dapat membantu pada aspek pendidikan. Seperti manajemen ujian, verifikasi, dan manajemen nilai.
Teknologi-teknologi tersebut semoga mampu meningkatkan kualitas pendidikan khususnya dinegara tercinta kita, Indonesia. Dan pemerintah juga diharapkan mengadopsi dan mendukung berjalannya metode pendidikan dengan menggunakan teknologi tersebut agar pendidikan di Indonesia lebih bermutu dan berkualitas.
Sisi Positif dan Negatif Teknologi Dalam Bidang Pendidikan
Positif
- Cepat dan mudahnya untuk mengakses informasi
- Inovasi pembelajaran dapat berkembang pesat
- Sistem administrasi dan manajemen yang lebih mudah dan lancar
Negatif
- Mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), karena semain mudahnya mengakses data
- Mengganggu psikologis jika sangat ketergantungan dengan teknologi
- Biaya operasional lebih besar
Itulah ulasan tentang perkembangan teknologi saat ini di bidang pendidikan. Memang jika dipikir sekilas, teknologi tersebut akan meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Indonesisa. Namun jangan lupa juga kelemahan jika menggunakan teknologi tersebut. Dan lebih baik juga dipertimbangkan apakah teknologi tersebut cocok untuk diterapkan atau tidak.



0 Response to "Perkembangan Teknologi Saat Ini di Bidang Pendidikan"
Posting Komentar